Seperti kebanyakan orang Indonesia saat Idulfitri melakoni tradisi mudik kekampung halaman. Ternyata, hal tersebut juga berlaku bagi head coach Sriwijaya FC, Subangkit. Mantan arsitek Persiwa Wamena tersebut rencananya tahun ini bakal menjalankan Lebaran Idulfitri 1435 H bersama keluarga di kampung halaman (Pasuruan).
Diakui Subangkit, tugasnya menjadi pelatih tim peserta Indonesia Super League (ISL) tak jarang membuat dirinya sulit untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Namun, tahun ini, setelah libur Piala Dunia dan puasa, timnya akan kembali libur lagi sepekan untuk merayakan Idulfitri dan berkumpul kembali di Kudus. ”24 Juli libur lagi, karena mau Lebaran. Masuk lagi tanggal 1 Agustus,” ucap arsitek berkepala lima tersebut.
Kata dia, saat Idulfitri hal yang paling dikangeni adalah suasana kumpul dan silaturahmi dengan anak, cucu, dan sanak keluarga di Pasuraaan. Apalagi, Subangkit merupakan anak tertua di keluarganya. ”Saya merupakan anak tertua. Jadi, saat Ramadan biasanya saudara silaturahmi,” ucap pria kelahiran Pasuruan tersebut.
Diungkapkannya, Idulfitri merupakan waktu yang sangat tepat untuk melepas kangen bersama keluarga. Mengingat, kesibukannya sebagai pelatih menyita waktunya dan sulit untuk berkumpul dengan keluarga. Meski begitu, keluarga sangat mendukung. ”Memang waktu yang ada sangat sedikit, namun sudah cukup untuk melepas kangen dengan keluarga. Sebab, yang penting bukan seberapa sering bertemu keluarga, tetapi makna dan manfaat bisa bertemu keluarga,” sebut dia.
Selain itu, masih kata dia, dirinya sangat kangen dengan masakan (hidangan) saat Lebaran. Seperti, opor ayam, rendang, bakso, dan menu lainnya. ”Biasanya setiap Lebaran saya dianterin menantu saya rendang dari Padang,” tukas dia. (sumeks)
via Bolaindo.com | Berita Bola Indonesia Terlengkap http://ift.tt/1zbkExL



0 comments:
Post a Comment